Tahapan Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas Intelektual

  1. pendekatan awal;
  2. pengungkapan dan pemahaman masalah;
  3. penyusunan rencana pemecahan masalah;
  4. pemecahan masalah;
  5. resosialisasi;
  6. terminasi; dan
  7. bimbingan lanjut.

Tahapan Rehabilitasi Sosial bagi penyandang disabilitas intelektual) dapat dilaksanakan di dalam lembaga atau di luar lembaga, dan dapat dilakukan secara persuasive dan motivatif oleh keluarga, masyarakat dan institusi sosial penyandang disabilitas.

Pendekatan awal

Kegiatan yang terdiri atas:

  1. sosialisasi dan konsultasi

    upaya menjalin kerja sama dalam bentuk penyampaian informasi mengenai lembaga Rehabilitasi Sosial, guna memperoleh dukungan data dan sumber yang mendukung pelayanan Rehabilitasi Sosial

  2. identifikasi

    upaya mengenal dan memahami masalah calon penerima pelayanan

  3. motivasi

    upaya penumbuhan kesadaran dan minat penerima pelayanan serta dukungan keluarga untuk mengikuti Rehabilitasi Sosial

  4. seleksi

    upaya pemilihan dan penetapan calon penerima pelayanan Rehabilitasi Sosial

  5. penerimaan

    kegiatan registrasi dan penempatan dalam pelayanan Rehabilitasi Sosial

Pengungkapan dan pemahaman

Kegiatan mengumpulkan, menganalisis, dan merumuskan masalah, kebutuhan, potensi, dan sumber yang dapat dimanfaatkan dalam pelayanan Rehabilitasi Sosial bagi penyandang disabilitas intelektual. Pengungkapan dan pemahaman terdiri atas:

  1. persiapan

    upaya membangun hubungan antara pekerja sosial dan penerima pelayanan

  2. pengumpulan data dan informasi

    upaya untuk mendapatkan data dan informasi penerima pelayanan

  3. analisis

    kegiatan interpretasi data dan informasi guna menemukan masalah dan kebutuhan penerima pelayanan

  4. temu bahas kasus

    kegiatan untuk mengidentifikasi masalah dan mengetahui kebutuhan penerima pelayanan

Penyusunan rencana pemecahan masalah

Kegiatan penetapan rencana pelayanan bagi penerima pelayanan. Kegiatan penyusunan rencana pemecahan masalah meliputi:

  1. membuat skala prioritas kebutuhan penerima pelayanan;
  2. menentukan jenis layanan dan rujukan sesuai dengan kebutuhan penerima pelayanan; dan
  3. membuat kesepakatan jadwal pelaksanaan pemecahan masalah.

Pemecahan masalah

Pelaksanaan rencana pemecahan masalah bagi penerima pelayanan.

Resosialisasi

Upaya pengembalian penerima pelayanan ke dalam keluarga dan masyarakat.

Terminasi

Kegiatan pemutusan pemberian pelayanan Rehabilitasi Sosial. Kegiatan terminasi meliputi:

  1. identifikasi keberhasilan yang telah dicapai penerima pelayanan dari aspek biopsikososial dan spiritual; dan
  2. kunjungan kepada keluarga dan pihak terkait dengan kehidupan penerima pelayanan.

Bimbingan lanjut

Kegiatan pemantapan kemandirian penerima pelayanan setelah memperoleh pelayanan Rehabilitasi Sosial. Jika pelaksanaan bimbingan lanjut penerima pelayanan telah mencapai kondisi Rehabilitasi Sosial yang diharapkan, maka dilaksanakan terminasi akhir.

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Kontak Kami