Rehabilitasi Sosial Luar Panti dilakukan dengan tujuan:

  1. Meningkatkan jangkauan layanan rehabilitasi sosial;
  2. Meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan penyandang disabilitas fisik di masyarakat;
  3. Meningkatkan kemandirian; dan
  4. Memenuhi kebutuhan dasar penyandang disabilitas fisik.

Rehabilitasi Sosial Luar Panti dilaksanakan oleh masyarakat, pemerintah, pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota

Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Luar Panti dilaksanakan melalui:

Loka Bina Karya (LBK)

Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik melalui LBK, dilaksanakan melalui kegiatan berikut:

  1. Rekruitmen yang meliputi pendekatan awal, motivasi dan seleksi;
  2. Assessment;
  3. Bimbingan mental dan sosial;
  4. Bimbingan keterampilan

Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK)

Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik melalui UPSK, dilaksanakan melalui kegiatan berikut:

  1. Registrasi;
  2. Pemeriksaan dan konsultasi;
  3. Pembahasan kasus;
  4. Pelatihan;
  5. Saresehan sosial; dan
  6. Tindak lanjut hasil kegiatan UPSK.

Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM)

Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik melalui RBM, dilaksanakan melalui kegiatan berikut:

  1. Penyuluhan sosial;
  2. Konsultasi;
  3. Deteksi awal;
  4. Penyediaan alat bantu, aksesibilitas dan fasilitas lainnya;
  5. Pelayanan kesehatan;
  6. Bimbingan keluarga dan masyarakat;
  7. Bimbingan kehidupan sehari-hari;
  8. Rujukan; dan
  9. Bimbingan lanjut.

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Kontak Kami