Seperti kita ketahui bahwa penanganan masalah kesejahteraan sosial penyandang disabilitas khususnya penyandang disabilitas mental, dilaksanakan oleh Kementerian Sosial melalui rehabilitasi sosial yang berbasis institusi/panti belum sepenuhnya dapat mengatasi kompleksitas kebutuhan dan permasalahan penyandang disabilitas mental. Unit Pelaksana Teknis yang ada belum sebanding dengan total populasi penyandang disabilitas mental/orang dengan gangguan jiwa yang membutuhkan rehabilitasi sosial. Penyandang Disabilitas Mental, adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku dan perasaan yang termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala dan/atau perubahan perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

Untuk mengatasi hal tersebut pengembangan model layanan bagi penyandang disabilitas mental yang berbasis keluarga atau masyarakat sangat diperlukan.

Salah satu strategi yang dikembangkan untuk memperluas upaya penanganan permasalahan penyandang disabilitas mental adalah melaksanakan kegiatan rehabilitasi sosial berbasis masyarakat dengan model Unit Informasi dan Layanan Sosial (UILS). Program ini diharapkan menjadi alternatif kegiatan yang melibatkan peran keluarga dan masyarakat secara langsung bekerja sama dengan lintas sektor dan profesi. Adapun tujuan pembentukan model UILS ini adalah membentuk wadah bagi aktifitas pemerintah, organisasi sosial dan masyarakat yang memiliki kepedulian dalam mendukung dan mebantu penyandang disabilitas mental/ODGJ dalam mencapai kehidupan dan keberfungsian sosial yang optimal.

Program uji coba UILS dimulai pada tahun 2012 dengan lokasi di Desa Kebon Pedes Sukabumi sebagai uji coba UILS pedesaan. Mulanya ditargetkan jumlah penyandang disabilitas mental/orang dengan gangguan jiwa sebanyak 50 orang namun kenyataannya melebihi dari target, yaitu sebanyak 80 orang. Hal ini membuktikan bahwa banyaknya penyandang disabilitas mental/orang dengan gangguan jiwa yang membutuhkan suatu wadah yang bisa menampung untuk aktifitas bagi penyandang disabilitas mental/orang dengan gangguan jiwa.

Untuk uji coba program UILS di wilayah perkotaan sejak tahun 2013 dibentuk UILS Rumah Kita yang berlokasi ke Jalan Al Barkah RT 012/003 No. 10 A Kelurahan Manggarai Selatan Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, dengan jumlah penyandang disabilitas mental/orang dengan gangguan jiwa yang bisa dilayani sebanyak 80 orang.

Beberapa bentuk kegiatan yang dilaksanakan memadukan berbagai profesi yang diarahkan pada upaya pemberdayaan penyandang disabilitas mental di dalam kehidupan masyarakat. Melalui UILS ini penyandang disabilitas mental dapat memperoleh layanan program rehabilitasi sosial tanpa harus berada dalam panti namun tetap berada ditengah-tengah keluarga. Dengan adanya UILS, pelaksanaan resosialisasi dapat dilakukan dengan baik, dan stigma masyarakat lambat laun dapat dihilangkan.

Kegiatan UILS dilaksanakan dalam bentuk layanan day care, dimana dari hasil asesmen yang dilakukan terhadap penyandang disabilitas mental dapat ditentukan pilihan layanan yang diinginkan. Penyandang disabilitas mental dapat memilih mengikuti kegiatan day care dalam bentuk drop in centre yang merupakan kegiatan tidak mengikat atau mengikuti layanan lanjutan yang sifatnya lebih terstruktur.

Adapun yang menjadi sasaran dari program UILS adalah :

  1. Penyandang disabilitas mental yang tinggal dalam keluarga sendiri dan atau keluarga pengganti.
  2. Penyandang disabilitas mental yang tidak perlu rawat inap di Rumah Sakit Jiwa.
  3. Penyandang disabilitas mental yang masih mengkonsumsi obat atau dalam proses resosialisasi.
  4. Penyandang disabilitas mental yang berasal dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ),

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Kontak Kami